Bab 2 Dasar-Dasar Sistem Jaringan Internet dan Intranet

Bab 2 Dasar-Dasar Sistem Jaringan Internet dan Intranet

Setelah mengenal internet dan intranet pada bab pertama, sekarang saatnya kita untuk belajar mengenai dasar-dasar sistem jaringan internet dan intranet yang akan saya uraikan pada bab kedua 🙂

A. Sistem Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan kumpulan beberapa komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Data yang bisa teks, gambar, audio, maupun video ditransfer melalui media transmisi kabel dan tanpa kabel ( wireless ) sehingga memungkinkan pengguna untuk bertukar data menggunakan perangkat keras maupun softwere secara bersama – sama dan berbagi sumber – sumber.

Para pengguna jaringan komputer yang terhubung dengan internet dapat saling berkomunikasi walaupun berbeda negara. Komputer utama ( Server ) dihubungkan ke komputer Lain ( client ) using jaringan kabel ( kabel ) maupun tanpa kabel ( wireless ), sehingga fasilitasnya dapat digunakan Oleh komputer lain.

Secara umum, komputer yang mengirim data lewat jaringan disebut server, sementara komputer yang menerima data yang disebut client. File server pada komputer dengan satu tujuan, yaitu mengirim dan menerima data file. Server tidak perlu tahu apakah file dengan dokumen teks, gambar, grafik, ata yang lainnya. Menggantikan komputer ini dari permintaan klien atas file yang disimpannya. Sedangkan file, jenis data yang dikandungnya, dan apa yang bisa dibuat dengan file tersebut. Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah untuk mengantar informasi secara tepat dan akurat dari sisi pengirim ke sisi penerima.

B. Manfaat Jaringan Komputer

Berikut adalah beberapa manfaat jaringan komputer:

1. Berbagi Sumber Daya dan Data

Dalam sebuah jaringan komputer, data dan peralatan dapat dipakai secara bersamaan-sama, termasuk koneksi internet. Jadi, jika ada pengguna yang berada 50 meter dari data pusat, dia tidak akan kesulitan untuk menggunakan data tersebut.

2. Data Keamanan Lebih Tinggi

Jaringan peer to peer, file data yang penting dapat disimpan di bebrapa komputer yang terkoneksi ke jaringan. Tidak ada data yang rusak, maka data di komputer yang lain bisa digunakan. Untuk melinsungi data dari pengguna yang tidak berhak, bisa diatasi dengan setting hak akses menggunakan kata sandi dan teknik lain.

3. Integrasi Data dan Keteraturan Aliran Informasi

Semua aliran informasi dapat dilakukan lewat jaringan komputer, dari satu bagian ke bagian lainnya. Kita lebih mudah untuk melakukan peralihan data.

4. Menghemat Waktu dan Biaya

Dalam jaringan komputer, satu alat bisa dipakai bersama-sama. Jadi, tidak perlu semua komputer memiliki alat seperti printer dan DVD-RW. . Sementara itu, melalui jaringan komputer, suatu pekerjaan dapat dilakukan bersama-sama oleh beberapa komputer. Pertukaran data dan komunikasi bisa dilakukan dengan mudah. Jadi, bisa menghemat waktu atau meningkatkan efisiensi kerja komputer.

5. Menghubungakan Berbagai Jenis dan Merek Komputer

Jaringan komputer dapat berbagai jenis dan merek komputer. Baik buatan IBM, ACER, Wearness, HP, atau yang lainnya walaupun sistem operasi yang digunakan juga berbeda (Windows XP, Windows 98, Windows ME, dan Linux).

C. Peralatan Jaringan Komputer

Berikut ini berbagai peralatn jaringan komputer bisa dijelaskannya:

1. Kartu Jaringan

Kartu Jaringan ( Network Interface Card ATAU disingkat NIC, Sering disebut Network Adapter , LAN Card, ATAU Ethernet Card ) berfungsi sebagai Jembatan ANTARA komputer DENGAN Jaringan Komputer, selain ITU berfungsi untuk review mengirimkan paket-paket data komputer tujuan Dan MENERIMA paket data yang Yang Dikirim Dari komputer lain. Macam-macam jenis kartu jaringan adalah:

a. Berdasarkan kecepatannya, kartu jaringan dibedakan menjadi Ethernet (10 Megabita/detik), Fast Ethernet (100 Megabita/detik) dan Gigabit Ethernet (1 Giga/detik hingga 10 Gigabit/detik). Ada juga kartu jaringan yang mempunyai kecepatan ganda, misalnya Ethernet. Semaikn besar kecepatannya semakin baik kemampuan mengirim dan menerima paket data.
b. Berdasarkan media penghubung yang digunakan, dibedakan menjadi Ethernet yang mempunyai terminal BNC (untuk kabel kokaksial), RJ45 (untuk kabel UTP), port serial, terminal FO untuk kabel serat optik, dan ethernet tanpa kabel (untuk membuat wireless LAN). Ada juga kartu jaringan kombo, yaitu ethernet yang mempunyai beberapa konektor.
c. Berdasarkan slot yang digunakan, ada kartu jaringan yang ditancapkan ke slot ISA, PCI, PCI Expressen, dan ada pula yang telah terintegrasi dalam motherboard.
2. Kabel Penghubung dan Konektor
Secara umum, kabel transmisi penghubung dalam jaringan komputer terdiri atas 3 macam, yaitu:
1. Kabel Koaksial
Kabel koaksial adalah seutas kawat tembaga di bagian tengah yang terbungkus kabel serabut yang dipisahkan oleh suatu isolator.
2. Kabel Ulir
Kabel Ulir adalah kabel yang terdiri atas empat pasang kawat tembaga, dimana tiap dua utama kawat dipilih mengelilingi satu sama lain
3. Serat Optik
Serat optik adalah kabel yang terdiri dari puluhan hingga ratusan serat kaca atau plastik tipis yang mampu mentransmisikan gelombang cahaya sebagai pembawa data.

3. Hub dan Switch
Hub dan switch digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN, terutama pada teknologi bintang, sehingga sering disebut konsentrator. Wujud fisik keduanya hampir sama, namun secara operasional berbeda. Berikut adalah tabel perbedaan antara hub dan switch:
Hub Switch
Akan mengirimkan paket data yang diterimanya ke semua komputer Hanya mengirimkan data ke komputer yang dituju
Menggunakan satu jalur untuk mengirim dan menerima data Menggunakan jalur yang berbeda untuk mengirimkan dan menerima data
Kecepatan transfer pada hub maksimum 10 Megabit/detik Kecepatannya 10 Megabit/detik atau 100 Megabit/detik.

4. Access Point
Access point digunakan dalam jaringan komputer tanpa kabel. Dalam jaringan ini data ditransmisikan dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Access point memiliki fungsi menerima paket data yang ditransmisikan oleh subuah komputer, memperkuat sinyal, dan memancarkan kembali paket data itu ke komputer tujuan.
5. Peralatan Tambahan
a). Bridge, yatu peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan.
b). Router, digunakan untuk mengatur lalu lintas data dari satu jaringan ke jaringan lain.
c). Repeater, digunakan untuk memperkuat sinyal data dalam jaringan, sehingga sinyal data yang diterima di komputer tujuan sama seperti data yang dikirimkan dari komputer pengirim.
D. Area Jaringan
Berdasarkan area geografis yang dijangkau, jenis jaringan dibedakan menjadi:
1. Jaringan LAN (Local Area Network)
LAN merupakan jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh lingkungan seperti perkantoran disebuah gedung, atau sekolah, dan biasanya tidak lebih dari sekitar satu km. Ada dua cara membuat jaringan LAN yaitu dengan kabel BNC dan kabel UTP.
2. Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)
MAN merupakan LAN yang berukuran lebih besar. Jaringan MAN menghubungkan jaringan-jaringan kecil yang ada seperti LAN yang menuju pada lingkungan area yang lebih besar.
3. Jaringan WAN (Wide Area Network)
WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, sering kali mencakup sebuah negara bahkan benua. Contohnya adalah jaringan PT. Telkom, PT. Indosat serta jaringan GSM seluler seperti Satelindo dan Telkomsel.
4. Internet
Internet adalah kumplan LAN, MAN, dan WAN yang ada di seluruh dunia. Diperlukan sebuah mesin Gateway (gerbang) yang berfungsi untuk mengatur hardwere dan softwere agar dua atau lebih arsitektur komputer yang berbeda dapat berkomunikasi.

E. Tipe/Model Jaringan
Dalam suatu jaringan komputer ada 3 buah peran yang harus dijalankan, yaitu:
1. Client, komputer pemakai namun tidak menyediakan sumber daya(sharing), informasi dan lain-lain.
2. Peer, client yang menyediakan sumber daya untuk dibagi kepada client lain sekaligus memakai sumber daya yang tersedia pada client yang lain (peer to peer).
3. Server, menyediakan sumber daya secara maksimal untuk digunakan oleh client namun tidak memakai sumber daya yang disediakan oleh client.

1. Jaringan Client Server
Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena salah satu komputer murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan jaringan client-server:
a. Kecepatan akses lebih tinggi
b. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik
c. Sistem backup data lebih baik
Kelemahan jaringan client server:
a. Biaya operasional relatif lebih mahal
b. Diperlukan satu komputer khusus yang berkemampuan lebih unyuk ditugaskan sebagai server
c. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server.
2. Jaringan Peer to Peer
Jaringan tipe peer to peer diistilahkan nondedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan jaringan peer to peer:
a. Antarkompuetr dalam jaringan dapat saling berbagai pakai fasilitas yang dimilikinya
b. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server
c. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server
Kelemahan jaringan peer to peer:
a. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit
b. Untuk kerja lebih rendah dibandingkan jaringan client-server
c. Sistem keamanan jaringan ditentukan olehmaisng-masing user dengan mengatur kemanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
d. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan.
F. Topologi Jaringan
1. Topologi Star (Bintang)
Tropologi star adalah bentuk topologi jaringan berupa percabangan (konvigurasi) dari node atau titik tengahh ke setiap node atau pengguna.
Keuntungan dari topologi bintang:
a. Pemasangan atau perubahan stasiun sangat mudah
b. Bandwith atau jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar dengan adanya kabel masing-masing
c. Paling fleksibel dalam perawatan
d. Bila terdapat gangguan disalah stau kabel maka jaringanlainnya tidak akan terganggu
e. Medah mendeteksi dan isolasi kesalahan
f. Kontrol terpusat pada suatu node khusus yang bisa berupa server atau hub
Kelemahan dari topologi bintang:
a. Menghabiskan banyak kabel, karena setiap workstation harus memiliki kabel masing-masing dan harus menyediakan sebuah hubuntuk terminal pusatnya
b. Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
2.. Topologi Bus (Linear)
Topologi bus menggunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat dimana seluruh workstation dan server dihubungkan. Topologi ini sering digunakan untuk jaringan fiber optic, yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.
Keuntungan topologi bus:
a. Pengembangan jaringan baru dapat dilakukan dengan mudah
b. Hemat kabel karena hanya memiliki satu jalur utama.
Kelemahan topologi bus:
a. Bila ada gangguan disepanjang jalur pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
b. Sering terjadi tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
c. Kepadatan pengiriman data akan menghambat kecepatan akses.
3. Topologi Ring
Topologi ring merupakan topologi pengembangan dari jaringan bus, dimana semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk satu pola lingkaran atau cincin. Jaringan FDDI (Fiber Distributed Interface) mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data secara jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
Keunggulan topologi ring:
a. Hemat kabel
b. Tidak terjadi tabrakan pengiriman data
Kelemahan topologi ring:
a. Pengembangan jaringan kaku
b. Setiap node yang terdapat dalam jaringan akan ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan.
4. Topologi Mesh
Pada topologi ini semua node saling terhubung. Memerlukan banyak kabel.
Keuntungan topologi ini:
a. Memiliki tingakat kesalahan yang sedikit
b. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena meiliki hubungan komunikasi yang berlebih
c. Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot (gangguan)
Kelemahan topologi ini:
a. Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
b. Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

 

 

Advertisements

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: